Labels

Translate

Rabu, 12 September 2012

sel


TEORI SEL

SEL adalah satuan unit terkecil dari kehidupan;
  • Kata "sel" itu sendiri dikemukakan oleh Robert Hooke yang berarti "kotak-kotak kosong", setelah ia mengamati sayatan gabus ( pohon Quercus suber) dengan mikroskop.
  • Selanjutnya disimpulkan bahwa sel terdiri dari kesatuan zat yang dinamakan Protoplasma.
  • Istilah protoplasma pertama kali dipakai oleh Johannes Purkinje; menurut Johannes Purkinje protoplasma dibagi menjadi dua bagian yaitu Sitoplasma dan Nukleoplasma
  • Robert Brown mengemukakan bahwa Nukleus (inti sel) adalah bagian yang memegang peranan penting dalam sel pada sitoplasma ,
  • Rudolf Virchow mengemukakan sel itu berasal dari sel (Omnis Cellula E Cellula) sehingga bisa tumbuh membelah dan membelah.
Protoplasma ini terutama terdiri atas lima bahan dasar yaitu:
  1. Air
  2. Elektrolit
  3. Bahab organik
  • Protein
  • Lipid dan
  • Karbohidrat.
  1. AIR merupakan medium pokok atau utama bagi sel,yang terdapat pada sebagian besar selain sel-sel lemak.
  2. Elektrolit yang paling penting didalam sel adalah kalium,mangnesium,fosfat, sulfat, bikarbonat dan sedikit natrium, klorida dan kalsium. Konsentrasi tertentu elektrolit di dalam intraseluler menentukan dan mengatur aktifitas berbagai reaksi yang dikatalis secara enzematik,yang diperlukan untuk metabolisme sel.
  3. Bahan organik
  • Protein yang dalam keadaan normal jumlahnya kira-kira 10 sampai 20% dari masa sel Protein dalam sel berupa enzim dan protein struktural
  • Lipid yang paling penting dalam sel adalah fosfolipd dan kolestrol. Lipid ini dalam sel untuk membentuk membran sel karena lipid ini tidak larut dalam air Selain lipid tersebut pada sel lemak banyak mengandung trigliserida yang juga disebut sebagai lemak netral. Lemak netral ini dalam sel lemak berfungsi sebagai energi cadangan dalam tubuh dan dapat dipergunakan bila diperlukan oleh tubuh.
  • Karbohidrat berperan utama dalam nutrisi sel,karbohidrat sedikit sekali berperan dalam fungsi struktural sel.




Secara anatomis sel dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
  1. Selaput Plasma (Membran Plasma atau Plasmalemma).
  2. Sitoplasma dan Organel Sel.
  3. Inti Sel (Nukleus).

1. Selaput Plasma (Plasmalemma)/ Membran sel
  • Yaitu selaput atau membran sel yang terletak paling luar yang tersusun dari senyawa kimia Lipoprotein (gabungan dari senyawa lemak atau Lipid dan senyawa Protein).
  • Lipoprotein ini tersusun atas 3 lapisan yang jika ditinjau dari luar ke dalam urutannya adalah
  1. Protein
  2. Lipid
  3. Protein sehingga Trilaminer Layer seperti Sandwich
  • Pada dasarnya semua organel sel dibungkus oleh membran yang terutama terdiri atas lipid dan protein.
  • Lipid pada membran membentuk sawar yang dapat mencegah pergerakan bebas air dan bahan yang larut dalam air dari satu ruang sel ke ruang sel yang lain,
  • sedangkan protein membentuk suatu jalur khusus untuk lintasan bahan-bahan khusus melalui membran.
  • Membran sel / membran plasma yang menyelubungi sel
  • Merupakan stuktur elastis tipis,tebalnya 7.5 sampai 10 nanometer.Membran sel terdiri dari lipid,protein dan sedikit karbohidrat. Membran berfungsi sebagai yaitu: memberikan bentuk pada sel,melekatkan sel dengan sel yang lain, sebagai pintu gerbang dari dan ke sel (sawar ),sebagai penerima pengaturan dari sekitar tubuh dan mengatarkan tanda ini kedalam sel (reseptor) dan ikut sebagai reaksi kekebalan.
  • Lemak bersifat Hidrofobik (tidak larut dalam air)
  • sedangkan protein bersifat Hidrofilik (larut dalam air);
  • oleh karena itu selaput plasma bersifat Selektif Permeabel atau Semi Permeabel (teori dari Overton).
Selektif permeabel berarti hanya dapat memasukkan /di lewati molekul tertentu saja.

Fungsi dari selaput plasma ini adalah menyelenggarakan Transportasi zat dari sel yang satu ke sel yang lain.

Khusus pada sel tumbahan, selain mempunyai selaput plasma masih ada satu struktur lagi yang letaknya di luar selaput plasma yang disebut Dinding Sel (Cell Wall).


Dinding sel tersusun dari dua lapis senyawa Selulosa, di antara kedua lapisan selulosa tadi terdapat rongga yang dinamakan Lamel Tengah (Middle Lamel) yang dapat terisi oleh zat-zat penguat seperti Lignin, Chitine, Pektin, Suberine dan lain-lain.
Selain itu pada dinding sel tumbuhan kadang-kadang terdapat celah yang disebut Noktah. Pada Noktah/Pit sering terdapat penjuluran Sitoplasma yang disebut Plasmodesma yang fungsinya hampir sama dengan fungsi saraf pada hewan.


Sitoplasma dan Organel Sel
Bagian yang cair dalam sel dinamakan Sitoplasma khusus untuk cairan yang berada dalam inti sel dinamakan Nukleoplasma), sedang bagian yang padat dan memiliki fungsi tertentu digunakan Organel Sel.

Penyusun utama dari sitoplasma
  1. adalah air (90%), berfungsi sebagai pelarut zat-zat kimia serta sebagai media terjadinya reaksi kirnia sel.
  2. Organel sel adalah benda-benda solid yang terdapat di dalam sitoplasma dan bersifat hidup(menjalankan fungsi-fungsi kehidupan).
Organel Sel tersebut antara lain :

Retikulum Endoplasma (RE.)
Yaitu struktur berbentuk benang-benang yang bermuara di inti sel.
Dikenal dua jenis RE yaitu :
  • RE. Granuler (Rough E.R)
  • RE. Agranuler (Smooth E.R)
Fungsi R.E. adalah : sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri. Struktur R.E. hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron.



Ribosom (Ergastoplasma)
  • Struktur ini berbentuk bulat terdiri dari dua partikel besar dan kecil, ada yang melekat sepanjang R.E. dan ada pula yang soliter.
  • Ribosom merupakan organel sel terkecil yang tersuspensi di dalam sel.
  • Fungsi dari ribosom adalah : tempat sintesis protein.
Struktur ini hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron.


Mitokondria (The Power House)
  • Struktur berbentuk seperti cerutu ini mempunyai dua lapis membran.
  • Lapisan dalamnya berlekuk-lekuk dan dinamakan Krista.
  • Fungsi mitokondria adalah sebagai pusat respirasi seluler yang menghasilkan banyak ATP (energi) ; karena itu mitokondria diberi julukan "The Power House".
  • Mitokondria merupakan penghasil (ATP) karena berfungsi untuk respirasi.
  • Bentuk mitokondria beraneka ragam, ada yang bulat, oval, silindris, seperti gada, seperti raket dan ada pula yang tidak beraturan.
  • Namun secara umum dpat dikatakan bahwa mitokondria berbentuk butiran atau benang. Mitokondria mempunyai sifat plastis, artinya bentuknya mudah berubah.
  • Ukuran seperti bakteri dengan diameter 0,5 – 1 µm.
  • Mitokondria baru terbentuk dari pertumbuhan serta pembelahan mitokondria yang telah ada sebelumnya (seperti pembelahan bakteri).
  • Penyebaran dan jumlah mitokondria di dalam tiap sel tidak sama dari hanya satu hingga beberapa ribu.
  • Pada sel sperma, mitokondria tampak berderet-deret pada bagian ekor yang digunakan untuk bergerak.


Lisosom
  • Lisosom berasal dari kata lyso = pencer naan dan soma = tubuh.
  • Lisosom merupakan kantong yang berbentuk agak bulat dikelilingi membran tunggal yang digunakan sel untuk mencerna makromolekul.
  • Lisosom berisi enzim yang dapat memecahkan (mencerna) polisakarida, lipid, fosfolipid, asam nukleat, dan protein.
  • Enzim itu dinamakan lisozim.
  • Lisosom berperan dalam pencernaan intra sel, misalnya pada protozoa atau sel darah putih, juga dalam autofagus.
Pembentukan lisosom
  • Enzim lisosom adalah suatu protein yang diproduksi oleh ribosom dan kemudian masuk ke dalam RE.
  • Dari RE enzim dimasukkan ke dalam membran kemudian dikeluarkan ke sitoplasma menjadi lisosom.
  • Selain ini ada juga enzim yang dimasukkan terlebih dahulu ke dalam golgi.
  • Oleh golgi, enzim itu dibungkus membran kemudian dilepaskan di dalam sitoplasma. Jadi proses pembentukan lisosom ada dua macam, pertama dibentuk langsung oleh RE dan kedua oleh golgi.


Badan Golgi (Apparatus Golgi = Diktiosom)
  • Struktur golgi berupa berkas kantung berbentuk cakram yang bercabang menjadi serangkaian pembuluh yang sangat kecil di ujungnya. karena hubungannya dengan fungsi pengeluaran sel amat erat, pembuluh mengumpulkan dan membungkus karbohidrat serta zat-zat lain untuk diangkut ke permukaan sel. pembuluh itu juga menyumbang bahan bagi pembentukan dinding sel.
  • Setiap sel hewan memiliki 10 hingga 20 badan golgi, organel ini dihubungkan dengan fungsi ekskresi sel. organel ini banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi, misalnya ginjal.
  • Pada sel tumbuhan memiliki hingga ratusan badan golgi pada setiap selnya. golgi pada tumbuhan biasanya disebut diktiosom. badan golgi dibangun oleh membran yang berbentuk tubulus dan juga vesikula. dari tubulus dilepaskan kantung-kantung kecil yang berisi bahan-bahan yang diperlukan seperti enzim–enzim pembentuk dinding sel.


Kromoplas
. Kromoplas yaitu plastida yang mengandung pigmen, misalnya :
  • Fikosianin menimbulkan warna biru misalnya pada Cyanophyta.
  • Fikoeritrin menimbulkan warna merah misalnya pada Rhodophyta.
  • Karoten menimbulkan warna keemasan misalnya pada wortel dan Chrysophyta.
  • Xantofil menimbulkan warna kuning misalnya pada daun yang tua.
  • Fukosatin menimbulkan warna pirang misalnya pada Phaeophyta.

Vakuola (RonggaSel)
Beberapa ahli tidak memasukkan vakuola sebagai organel sel. Benda ini dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Selaput pembatas antara vakuola dengan sitoplasma disebut Tonoplas.
Vakuola berisi :
  • garam-garam organik
  • glikosida
  • tanin (zat penyamak)
  • minyak eteris (misalnya Jasmine pada melati, Roseine pada mawar Zingiberine pada jahe)
  • alkaloid (misalnya Kafein, Kinin, Nikotin, Likopersin dan lain-lain)
  • enzim
  • butir-butir pati

Pada beberapa spesies dikenal adanya vakuola kontraktil dan vaknola non kontraktil.

Sitoskeleton

Sitoskeleton terdiri atas 3 macam benang, yaitu:
  1. Mikrotubulus 
  2. Mikrofilamen
  3. Filament antara 
Mikrotubulus 
  • Berbentuk benang silindris, kaku, berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai "rangka sel". 
  • Contoh organel ini antara lain benang-benang gelembung pembelahan
  • Selain itu mikrotubulus berguna dalam pembentakan Sentriol, Flagela dan Silia.

Mikrofilamen atau filamen aktin
  • Mikrofilamen adalah rantai ganda protein yang saling bertaut dan tipis, terdiri dari protein yang disebut aktin.
  • Mikrofilamen berdiameter antara 5-6 nm.
  • Karena kecilnya sehingga pengamatannya harus menggunakan mikroskop elektron.
  • Mikrofilamen seperti mikrotubulus, tetapi lebih lembut.
  • Terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pada otot).
  • Mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel . dan peroksisom (Badan Mikro).
  • Organel ini senantiasa berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati).

Filamen antara (Serabut antara)
  • Filamen antara adalah rantai molekul protein yang berbentuk untaian yang saling melilit.
  • Filamen ini berdiameter 8-10 nm.
  • Disebut serabut antara karena berukuran diantara ukuran mikrotubulus dan mikrofilamen.
  • Serabut ini tersusun atas protein yang disebut fimetin.
  • Akan tetapi, tidak semua sel tersusun atas fimetin, contohnya sel kulit tersusun oleh protein keratin.

Fungsi Sitoskeleton adalah sebagai berikut:
  1. Memberikan kekuatan mekanik pada sel
  2. Menjadi kerangka sel
  3. Membantu gerakan substansi dari satu bagian sel ke bagian yang alin.

Peroksisom (Badan Mikro)
  • Ukurannya sama seperti Lisosom. Organel ini senantiasa berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati).

Inti Sel (Nukleus)
Nukleus umumnya paling mencolok pada sel eukariotik.
  • Rata-rata ukuran inti diameternya 5 µm.
  • Nukleus memiliki membran yang menyelubunginya yang disebut membran atau selubung inti ( Caryo theca).
  • Membran ini memisahkan isi nukleus dengan sitoplasma.
  • Membran atau selubung inti merupakan membran ganda.
  • Kedua selubung ini masing-masing merupakan bilayer lipid dengan protein yang terkait.
  • Membran ini dilubangi oleh beberapa pori yang berdiameter sekitar 100 nm.
  • Pada bibir setiap pori membran dalam dan membran luar selubung nukleus menyatu.
  • Pori-pori ini memungkinkan hubungan antara nukleoplasma (cairan inti) dengan sitoplasma (cairan sel).
Selain pori, sisi dalam selubung ini dilapisi lamina nukleus dengan susunan mirip jaring yang terdiri dari filamen protein yang mempertahankan bentuk nukleus.

Di dalam nukleus terdapat:
  1. Nukleolus (anak inti), berfungsi mensintesis berbagai macam molekul RNA (asam ribonukleat) yang digunakan dalam perakitan ribosom. Molekul RNA yang disintesis dilewatkan melalui pori nukleus ke sitoplasma, kemudian semuanya bergabung membentuk ribosom. Nukleolus berentuk seperti bola, dan memalui mikroskop elektron nukleolus ini tampak sebagai suatu massa yang terdiri dari butiran dan serabut berwarna pekat yang menempel pada bagian kromatin.
  2. Nukleoplasma (cairan inti) merupakan zat yang tersusun dari protein.
  3. Butiran kromatin, yang terdapat di dalam nukleoplasma. Tampak jelas pada saat sel tidak membelah. Pada saat sel membelah butiran kromatin menebal menjadi struktur seperti benang yang disebut kromosom. Kromosom mengandung DNA (asam dioksiribonukleat) yang berfungsi menyampaikan informasi genetik melalui sintesis protein.

Secara umum,
  • Nukleus bertugas mengontrol kegiatan yang terjadi di sitoplasma.
  • Nukleus berperan mengatur proses pembelahan sel.

DNA yang terdapat di dalam kromosom merupakan cetak biru bagi pembentukan berbagai protein (terutama enzim). Enzim diperlukan dalam menjalankan berbagai fungsi di sitoplasma. Di dalam nukleus juga ditemui nukleolus.
Berdasarkan ada tidaknya selaput inti kita mengenal 2 penggolongan sel yaitu :
  • Sel Prokariotik (sel yang tidak memiliki selaput inti), misalnya dijumpai pada bakteri, ganggangbiru.
  • Sel Eukariotik (sel yang memiliki selaput inti).
  • Fungsi dari inti sel adalah : mengatur semua aktivitas (kegiatan) sel, karena di dalam inti sel terdapat kromosom yang berisi ADN yang mengatur sintesis protein.


RINCIAN PERBEDAAN

Lisosom
  • Lisosom adalah benda seperti vakuola yang mensekresikan enzimenzim untuk mencernakan bahan makanan demikian juga pada kematiansebuah sel, lisosom melepaskan zat-zat yang menghancurkan “Bangkai” sel ini.
  1. Lisosom berbentuk bulat dan berisi enzim hidrolitik atau lisozim.
  2. Fungsi sebagai organ pencerna intraseluler.
Sentrosom
  1. Sentrosom adalah suatu daerah yang agak padat di dalam protoplasma, terletak di dekat inti sel.
  2. Di bagian tengah sentrosom terdapat dua buah benda kecil seperti titik, berbentuk tongkat, atau benda-benda seperti huruf V yang disebut sentriol.
  3. Fungsi memegang peranan penting dalam pembelahan sel.
Plastida
  1. Plastida merupakan benda-benda dengan bermacam-macam bentuk yang ditemukan di dalam sel-sel tumbuh-tumbuhan tersusun dari lipida dan protein.
  2. Plastida mensintesis lemak, protein dan pati.
  3. Macam-macam plastida:
  • Kloroplas, plastida yang mengandung klorofil, pigmen karotenoid, dan pigmen fotosintesis lainnya.
  • Kromoplas, plastida yang memberikan aneka ragam warna non fotosintesis, misalnya pigmen merah, kuning, dan sebagainya.
  • Leukoplas, plastida tak berwarna atau berwarna putih.
  • Umumnya terdapat pada organ tumbuhan yang tidak kena sinar matahari, khususnya pada organ penyimpanan cadangan makanan, seperti pada akar, biji dan daun muda.
  • Berdasarkan fungsinya leukoplas dapat dibedakan menjadi:
  1. Amiloplas, yaitu leukoplas yang berfungsi membentuk dan menyimpan amilum.
  2. Elaioplas, yaitu leukoplas yang berfungsi untuk membentuk dan menyimpan lemak.
Vakuola
  1. Vakuola lebih sering ditemukan dalam sel tumbuh-tumbuhan daripada dalam sel hewan, masing-masing dipisahkan dari sitoplasma oleh sebuah selaput, yang agak mirip dengan membran plasma.
  2. Vakuola berisi air yaitu getah sel yang mengandung makanan, sekresi sel, dan zat-zat buangan.
Dinding sel
  1. Dinding sel merupakan struktur tebal yang terletak di bagian terluas dari sel. Hanya dijumpai pada sel tumbuhan.
  2. Fungsi sebagai pelindung berbagai komponen di dalam sel sekaligus sebagai pemberi bentuk sel.

SOAL DAN PENJELASAN
Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar !
1. Bagian terkecil dari tubuh makhluk hidup disebut …
A. sel
B. jaringan
C. organ
D. individu
E. sistem organ
2. Secara kimiawi sel tersusun atas bahan organik dan anorganik antara lain…
A. karbohidrat, lemak, protein, air
B. karbohidrat, lemak, protein, asam nukleat
C. karbohidrat, lemak, mineral, protein
D. lemak, protein, vitamin, mineral
E. lemak, protein, air dan gen
3. Sel pertama kali dilihat oleh seorang ilmuan Inggris bernama Robert Hooke pada tahun 1965, dengan mengamati sayatan penampang lintang dari…
A. tumbuhan kapas
B. busa
C. batang pohon
D. gabus
E. kulit tumbuhan
4. Yang berpendapat bahwa protoplasma merupakan dasar dari kehidupan sehingga muncul teori bahwa sel merupakan kesatuan fungsional dari kehidupan adalah…
A. Max Schutlze
B. Rudolf Virchow
C. Yohanes Purkinje
D. Robert Brown
E. Felix Durjardin
5. Sel yang belum memiliki membran inti sel disebut…
A. prokariotik
B. eukariotik
C. monera
D. protista
E. fungi
6. Melindungi bagian sel yang ada dibagian dalamnya merupakan salah satu fungsi dari…
A. dinding sel
B. vakuola
C. mitokondria
D. ribosom
E. lisosom
7. Organel sel yang ada pada sel tumbuhan tetapi tidak terdapat pada hewan adalah…
A. nukleus
B. mitokondria
C. vakuola
D. ribosom
E. badan golgi
8. Organel yang berfungsi sebagai penghasil enzim-enzim pencernaan adalah…
A. lisosom
B. ribosom
C. mitokondria
D. nukleus
E. badan golgi
9. Organel tempat melakukan rerspirasi adalah …
A. lisosom
B. ribosom
C. mitokondria
D. nukleus
E. badan golgi
10. Masuknya mineral dan air tanah ke dalam sel akar adalah contoh transpor lewat membran secara…
A. difusi
B. osmosis
C. imbibisi
D. transpor aktif
E. eksositosis
11. Bila sel makhluk hidup direndam dalam larutan hipertonis, maka akan mengakibatkan sel mengalami…
A. turgor
B. difusi
C. palsmolisis
D. osmosis
E. hipotonis
12. Plastida yang mempunyai warna-warna nonfotosintesis adalah …
A. kloroplas
B. leukoplas
C. kromoplas
D. amiloplas
E. lipidoplas
13. Larutan yang mempunyai konsentrasi sama antara bagian luar dan dalam sel disebut…
A. hipertonis
B. isotonis
C. hipotonis
D. imbibisi
E. difusi
14. Plastida yang mngandung lemak disebut …
A. amiloplas
B. leukoplas
C. lipidoplas
D. kromoplas
E. kloroplas
15. Bagian sel yang berfunngsi selektif permiable yaitu…
A. protoplasma
B. dinding sel
C. badan golgi
D. membran plasma
E. retikulum endoplasma
16. Struktur dalam sel yang bertugas mengatur seluruh aktifitas sel adalah …
A. kloroplas
B. membran sel
C. nukleus
D. vakuola
E. sitoplasma
17. Kromosom yang membawa sifat menurun dari organisme terdapat dalam …
A. plastida
B. mitokondria
C. lisosom
D. nukleus
E. ribosom
18. Pengangkutan lintas membran dengan menggunakan energi ATP adalah …
A. difusi
B. transpor aktif
C. imbibisi
D. osmosis
E. turgor
19. Ion yang terlibat dalam transpor aktif antara lain …
A. ion Na+ dan K+
B. ion Na+ dan P+
C. ion K+
D. ion Na+
E. ion Fe+
20. Kemampuan dinding sel, isi sel, plasma sel unutk mengikat air dan zat terlarut yang disebabkan oleh adanya perbedaan konsentrasi disebut….
A. difusi
B. b.transpor aktif
C. imbibisi
D. osmosis
E. turgor
21. Sifat sel darah putih yang dapat memakan penyakit (berupa bakteri) disebut …
A. osmosis
B. fagositosis
C. pinositosis
D. eksositosis
E. difusi
22. Yang termasuk transpor pasif molekul pada melintasi membran/dinding sel adalah…
A. difusi, osmosis, imbibisi dan trnaspor aktif
B. eksositosis dan endositosis
C. difusi, osmosis, imbibisi
D. fagositosis dan pinositosis
E. difusi, osmosis, eksositosis dan endositosis
23. Hal-hal yang dapat mempengaruhi difusi antara lain…
A. wujud materi, suhu, ukuran molekul dan konsentrasi
B. wujud materi, suhu, ukuran molekul dan angin
C. wujud materi, suhu, ukuran sel dan kelembaban
D. wujud materi, suhu, ukuran molekul dan waktu
E. wujud materi, suhu, sinar matahari, organisme
24. Retikulum endoplasma (RE) merupakan organel sel berupa lipatan lipatan dan tabung membran yang tersebar di sitoplasma, terdiri dari dua macam yaitu RE kasar dan RE halus, disebur RE kasar karena…
A. memiliki banyak ribosom sehingga tampak berbintil-bintil (kasar)
B. memiliki banyak lisosom sehingga tampak berbintil-bintil (kasar)
C. tidak memiliki banyak ribosom pada permukaannya
D. memiliki banyak tubula
E. bentuknya yang besar-besar
25. Sisa-sisa metabolisme seperti tein pada teh, kafein pada kopi dll, serta minyak atsiri seperti minyak kayu putih, aroma bunga melati dan cadangan makanan berupa amilum pada sel tumbuhan terdapat pada …
A. lisosom
B. robosom
C. nukleus
D. mitokondria
E. vakuola
26. Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi nilai potensial kimia air adalah …
A. konsentrasi zat terlarut, suhu, tekanan, bahan-bahan yang menolak air
B. konsentrasi zat terlarut, suhu, tekanan, bahan-bahan yang mudah ditempeli air
C. konentrasi zat terlarut, suhu, tekanan, cahaya matahari
D. konentrasi zat terlarut, suhu, tekanan, tempat terjadinya
E. konentrasi zat terlarut, suhu, tekanan, minyak
27. Biji kedelai bila direndam dalam air dalam waktu tertentu mengakibatkan masuknya air kedalam kedelai, peristiwa ini disebut …
A. difusi
B. osmosis
C. imbibisi
D. transpor aktif
E. eksositosis
28. Bila sebuah kentang yang berbentuk kubus dengan lubang ditengahnya diisi dengan larutan garam dan dimasukkan kedalam suatu gelas berisi air, maka dalam beberapa saat akan terjadi…
A. permukaan air garam menurun
B. permukaan air naik
C. permukaan keduanya menurun
D. permukaan air menurun
E. permukaan larutan garam naik
29. Bila suatu tanaman terlalu banyak diberi pupuk urea akan mengakibatkan kematian pada tanaman tersebut, ini dikarenakan …
A. plasmolisis pada sel-sel tumbuhan
B. busuknya akar tanaman
C. sel-sel akar kelebihan air
D. daun tanaman menguning
E. tanaman mudah terserang hama
30.Larutan yang konsentrasi di luar sel lebih encer/rendah dibandingkan dengan di dalam sel disebut….
A. isotonis
B. homogen
C. hipertonis
D. hipotonis
E. larutan

PENJELASAN
1. Sel merupakan kesatuan structural dan fungsional makhluk hidup. Apakah artinya
Jawab & pembahasan:
  • sebagai kesatuan structural sel merupakan penyusun yang mendasar bagi tubuh makhluk hidup, sebagai kesatuan fungsional berarti bahwa sel melakukan suatu fungsi atau kegiatan proses hidup seperti: respirasi, ekskresi, transportasi, sintesis, reproduksi, sekresi, dan respon terhadap rangsangan
2. Makhluk hidup yang berukuran besar tetap tersusun atas sel-sel berukuran kecil bukan tersusun atas satu sel yang berukuran besar. Jelaskan hubungan antara ukuran sel dan fungsi sel
Jawab & pembahasan:
  • Struktur sel dan fungsi-fungsinya secara menakjubkan hampir serupa untuk semua organisme, namun jalur evolusi yang ditempuh oleh masing-masing golongan besar organisme (Regnum) juga memiliki kekhususan sendiri-sendiri.
3. Apa perbedaan antara sel prokariotik dan sel eukariotik?
Jawab & pembahasan:
  • Sel eukariotik adalah sel yang mempunyai membrane inti sel, sedangkan sel prokariotik adalah sel yang tidak mempunyai membrane inti
4. Jelaskan model mozaik cair sebagai struktur membrane plasma
Jawab & pembahasan:
  • Model mozaik cair membran sel menyatakan bahwa protein tersebar dan masing – masing terselip atau terbenam di fosfolipid bilayer. Molekul protein dan lemak itu tidak statis, melainkan senantiasa bergerak. Dapat dibayangkan molekul lemak sebagai “benda cair” yang diatasnya dan didalamnya terdapat molekul protein yang “berenang – renang”. Itulah sebabnya disebut membran mozaik cair.
5. Jelaskan fungsi glikolipid pada membrane plasma
Jawab dan pembahasan:
  • Karbohidrat yang berikatan dengan lemak (glikolipid) merupakan struktur penting dari membran sel. Selain itu glikolipid menyusun struktur antigen golongan darah yang dapat menimbulkan reaksi imunologis.Peran dan fungsi glikolipid antara lain sebagai sumber energi cadangan, sebagai komponen yang menyusun permukaan luar membran sel, melindungi isi sel, mengatur keluar masuk molekul dan sebagai reseptor.
6. Mengapa sel darah merah mengalami krenasi jika diletakkan dalam medium pekat (larutan hipertonik) ?
Jawab dan pembahasan:
  • Jika darah yang bersifat encer diletakkan dalam medium yang lebih pekat maka akan terjadi krenasi yang merupakan peristiwa keluarnya cairan dari sel darah merah karena osmosis
7. Sel hewan apabila dimasukkan ke dalam larutan gula 10% akan memberikan respon yang berbeda. Jelaskan perbedaan respon tersebut? Mengapa respon tersebut terjadi?
Jawab dan pembahasan:
  • Respon berbeda tgantung konsentrasi cairan sel. Sel menggembung krn air dlm sel masuk atau memgerut krn air keluar. Jk cairan sel hipotonis(konsentrasi lbh rendah) drpd larutan gula, maka air akan keluar sel. Jk cairan sel hipertonis, air dr larutan gula akan masuk ke dlm sel. Yg kluar-masuk hny air krn molekul gula tdk bs melewati membran sel.
8. Bila sel dalam keadaan isotonik, apakkah terjadi transport zat ke dalam dan keluar sel?
Jawab dan pembahasan:
  • Jika isotonis maka tdk akan terjadi transport zat/air, krn konsentrasi sdh sama & tdk perlu ada zat/air yg dipindahkan utk menyeimbangkan konsentrasi larutan antara di dlm & di luar sel.
9. Mengapa sel darah merah mengalami hemolisis jika ditempatkan pada lingkungan yang hipotonik?
Jawab dan pembahasan:
  • Di dlm lar hipotonik air akan masuk ke dlm sel darah utk menyeimbangkan konsentrasi(krn zat/molekul darah tdk bs keluar melewati membran sel darah), masukñ air terus-menerus membuat sel menggembung & menekan kearah luar shg hemoglobin hancur/tpisah dr sel darah merah(hemolisis)
10. Mengapa membrane plasma juga perlu melakukan transport aktif? Apakah transport pasif saja tidak cukup?
Jawab dan pembahasan:
  • Karena molekul spt glukosa/asam amino tdk bs melewati membran semipermeabel dgn transpor pasif (difusi/osmosis). Supaya bs lewat maka diperlukan energi pengaktifan(ATP) melibatkan ion Na, K, & protein kotransfer agar zat tsb bs melewati membran. Itulah yg disebut transpor aktif. Hal ini misalñ tjd saat pengangkutan air dr korteks ke silinder pusat melalui endodermis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar